Sekilas Tentang Grafika Vespa
[Ahmad Wisnu] Seorang Pemuda kelahiran Tulung Agung yang diawali dari ketertarikannya dengan kendaraan roda 2 asal italy (Vespa), mendirikan bengkel kecil-kecilan di awal tahun 1975 di Tulung Agung Jawa Timur,kemudian singkat cerita beliau merantau seorang diri ke kota Samarinda di tahun 80an, saat itu pak Ahmad wisnu atau yang akrab di panggil Pak Yayan tidak membuka bengkel sendiri tetapi ikut sebagai mekanik di bengkel resmi vespa di Samarinda.

Setelah mempunyai bekal pengalaman di Bengkel Resmi tersebut Pak yayan mencoba mendirikan bengkel sendiri di tahun 1990, dengan ditemani beberapa karyawannya, beliau akhirnya membuka cabang di kota Kalimantan Timur yaitu Kutai Kartanegara (Kukar) Samarinda dan Bontang, dengan memiliki 3 bengkel sekaligus di rasa sudah cukup untuk membiayai sekolah anak dan biaya keluarga saat itu.

Pil pahit harus di telan dalam bisnisnya di tahun 1997 karena krisis moneter harus di alami negeri ini sehingga mengakibatkan 2 cabangnya Samarinda & Kukar harus gulung tikar. dari kondisi seperti itu pak Yayan memutuskan untuk pindah ke Bontang Mengurus bengkelnya yang ada disana. pil pahit ke 2 pun harus dirasakannya kembali di tahun-tahun berikutnya, dimana kondisi saat itu kendaraan vespa mulai berkurang dengan masuknya kendaraan asal jepang ke indonesia hal ini juga di barengi dengan tutupnya perusahaan suku cadang asli vespa indonesia PT.Danmotor di tahun 2006.

Setelah melewati pengalaman panjang dalam menggeluti pahit manisnya bisnis di sektor otomotif khusunya Vespa, dari situ lahir generasi mekanik vespa yang handal dalam bidang mereka masing-masing seperti mekanik dan body repair. banyak anak asuhan dari Grafika kini sudah mandiri dan membuka usaha sendiri.

Kini pak Yayan semakin menikmati usaha ini, karena pekerjaan yang di dasari dari hoby tidak akan merasakan rugi, saat ini Pak Yayan di temani oleh putra ke 4 nya (Muhammad Hanif) dalam menjalani usaha ini, yang fokus pada perbaikan dan penjualan suku cadang vespa baik dari penjualan offline maupun Online.

saat ini keseharian Pak Yayan Tidak Hanya disibukkan di bidang mekanik namun juga pada kepengurusannya di Pesantren Hidayatullah Bontang dan juga usaha lain beliau pada bidang Boga DapurAqiqah.com & DapurCatering.com yang di bantu oleh istri beliau

[ux_banner bg=”http://grafikavespa.com/wp-content/uploads/2013/08/Grafika-tempoe-doloe.jpg” height=”500px” text_color=”light” text_align=”center” text_pos=”center” text_width=”70%” parallax_text=”0″ parallax=”0″ effect=””]

GRAFIKA VESPA

TEMPOE DOLOE

[/ux_banner]

Grafika Vespa | Ahmad Wisnu atau yang akrab dipanggil Pak Yayan merupakan perintis Grafika Vespa di awal tahun 1975 di pulau jawa tepatnya di Tulung agung Jawa Timur, kemudian pindah ke kota Samarinda Kalimantan Timur di tahun 1983 dan pindah lagi ke Kota Tambang Kota Bontang di tahun 1996 dan memutuskan untuk menetap hingga saat ini, dari semua perjalanan panjang dalam menggeluti hoby dan bisnis otomotif kendaraan rilisan piaggio ini pahit dan manis sudah dirasakannya. teringat di tahun 2006 Grafika harus merasakan efek dari masuknya kendaraan pesaing rakitan Jepang yang mulai digemari masyarakat ditahun itu, bahkan fenomena ini harus membuat perusahaan tuggal perakit vespa di indonesia Danmotor harus gulung tikar, namun alhamdulillah semakin kesini semua keadaan mulai membaik, dari awal berdiri hingga sampai saat ini Grafika sudah mencetak mekanik-mekanik yang handal di bidangnya masing-masing seperti untuk bagian mesin dan repair body mempunyai mekanik khusus.

Kini Grafika mulai bangkit lagi, anak ke 4 Ahmad Wisnu kini ikut membantu mencoba untuk melanjutkan usaha yang sudah cukup lama di rintisnya.

Hanif merupakan generasi lanjutan yang mencoba untuk meneruskan bisnis keluarga, dia merupakan admin dari website grafikavespa.com dan beberapa web lain usaha keluarga yaitu an-nahl.com (konstruksi) & dapuraqiqah.com (boga) selain itu untuk web vespa dia mempunyai 2 website lain yang dia lokasikan di Jakarta dan Bogor namun untuk orderan barang semua di handle dari Bontang.


[block id=”anggota-team”]